Berburu Manga dan Novel Boys Love di Hiroshima (Bagian Akhir)

Pengalaman berburu manga dan novel boys love yang sudah saya paparkan di Bagian Awal agak melenceng dari ekspektasi saya sebelum berangkat ke Jepang. Lalu harus bagaimana dong kalau ingin segera beli dan baca manga boys love terbaru sedangkan nggak tahan harus menunggu proses pengiriman dari online shop?

Nah, ternyata di Hiroshima ada beberapa toko spesialis yang bisa diandalkan! Berikut beberapa toko yang pernah dan sering saya kunjungi saat berburu kebutuhan fujoshi.

Toko Spesialis Kebutuhan Fujoshi dan Otaku di Hiroshima:

  • Comi Comi Studio

Sebelum ke Jepang, saya sudah tahu tentang Comi Comi Studio, yaitu toko buku spesialis boys love tapi sama sekali tak menyangka kalau toko fisiknya ada di Hiroshima. Saya kira ada di Tokyo atau kota besar lainnya. Comi Comi Studio adalah salah satu toko di Kota Hiroshima yang paling sering saya kunjungi. Terletak di dalam gedung SUN MALL yang lokasinya cukup dekat dari Museum Bom Atom Hiroshima.

Kadang saya sengaja kabur ke kota untuk melampiaskan stres dengan berburu manga atau novel boys love di toko buku ini. Pokoknya Comi Comi Studio benar-benar surga bagi para fujoshi yang wajib dikunjungi!

Di antara toko-toko yang pernah saya datangi, koleksi boys love di sini lah yang paling lengkap mulai dari buku lama sampai yang terbaru. Selain itu juga menjual merchandise dari serial boys love, doujinshi, DVD seiyuu event, drama CD boys love, character song, artbook, dan manga/novel genre lain. Kadang saya bisa menghabiskan waktu lebih dari 1 jam berkeliling sampai akhirnya memutuskan mana buku yang akan saya beli dan sekali kalap saya bisa menghabiskan uang 5.000-8.000 yen lol.

Oh ya, setiap buku yang Anda beli di Comi Comi akan diberi sampul oleh kasir secara cuma-cuma. Hal ini biasa ditemui di semua toko buku, namun bedanya di sini Anda akan ditawari mau sampul plastik atau sampul kertas.

Lalu sejak bulan Agustus 2016, Comi Comi Studio buka cabang di Kota Machida, Tokyo dengan nama “Solid&Liquid Comi Comi Studio Machida”. Comi Comi Studio Machida ini selain menjual segala macam kebutuhan fujoshi juga digunakan sebagai kafe kolaborasi dengan para pengarang boys love terkenal.

Selengkapnya tentang Comi Comi Studio akan saya bahas di entry terpisah (suatu saat nanti).

  • Animate Higashihiroshima

Inilah surga boys love terdekat dari asrama saya. Lokasinya tidak terlalu jauh, hanya 30-40 menit naik sepeda dengan kecepatan lambat (stamina saya sangat payah orz). Namun perlu sedikit perjuangan karena harus naik turun tanjakan yang benar-benar menguras tenaga saya. Animate Higashihiroshima memang kecil, tapi koleksi BL-nya yang terlengkap di kota ini.

Koleksinya boys love-nya sangat up to date, terutama untuk buku dari penerbit besar. Bahkan kadang ada juga manga atau novel terbaru edisi terbatas yang disertai tokuten (bonus). Di dalam toko, terdapat 1 rak kecil khusus manga atau novel BL terbaru, sekitar 4 rak khusus manga bl, dan 2 rak khusus novel BL.

Saya cukup sering berkunjung ke Animate ini, tapi sayang sekali rak khusus boys love berada tepat di samping kasir. Saya pribadi merasa kurang nyaman dengan penempatan rak seperti itu. Habis, saya ‘kan orang asing dan sebenarnya tergolong closet fujoshi, jadi sebisa mungkin tidak ingin terlihat mencolok (tapi ingin beli dan baca BL yang bagus). Semakin disayangkan ketika pojok “surga” itu dijadikan pegawainya sebagai tempat menaruh kardus dan tumpukan buku baru.

Setiap beli buku di Animate, Anda akan mendapatkan sampul plastik gratisan tapi harus dipasang sendiri.

  • Animate Hiroshima

Animate Hiroshima berada di dalam gedung Animate BLD bersama dengan toko lain seperti Melon Books, Rashinban, dan Cardlabo. Selain itu, Anda juga bisa main UFO catcher di arcade lantai 1. Letaknya berdekatan dengan SUN MALL, jadi saya sering mampir sebelum atau setelah belanja di Comi Comi Studio.

Koleksi boys love-nya cukup lengkap dan up to date, meski tak selengkap Comi Comi Studio terutama kalau cari buku-buku lama. Selain itu, ada juga 1-2 rak berisi doujinshi. Animate kadang bekerja sama dengan penerbit manga/novel boys love mengadakan fair (semacam event promosi) dan memberikan bonus di setiap pembelian, misalnya kartu ilustrasi dari mangaka/ilustrator BL. Saya pernah dapat kartu kalender mini dengan ilustrasi Hana wa Sakuka karya Hidaka Shouko, salah satu pengarang favorit saya sepanjang masa.

IMG_3760.JPG

Sumber foto: dokumentasi pribadi

  • Toranoana Hiroshima

Saya hanya pernah berkunjung sekali ke Toranoana Hiroshima. Tokonya sendiri agak sulit ditemukan karena berada di lantai 2 sebuah gedung dan pintu masuknya tidak seperti pintu masuk toko pada umumnya. Toranoana ini terdiri dari 2 latnai, lantai pertama adalah area manga/novel non-BL dan buku-buku khusus perempuan termasuk doujinshi. Lalu lantai di atasnya adalah area khusus pria dewasa yang menjual doujinshi maupun kebutuhan pria  mesum dewasa . Jadi harap berhati-hati jangan sampai salah lantai, ya!

Seingat saya koleksi manga dan novel boys love-nya tak terlalu banyak. Malah bisa dibilang lebih sedikit dibandingkan doujinshi boys love. Saya sih lebih memilih belanja di Comi Comi atau Animate Hiroshima yang letaknya tak jauh dari Toranoana.

Strategi Membawa Pulang Seluruh Koleksi Boys Love

Saya tak ingat persis berapa banyak manga dan novel BL yang saya beli selama setahun bertapa di sebuah gunung. Yang jelas sih lebih dari 50 buku dan tentu saja bawa pulangnya repot sekali. Apalagi dulu waktu beli manga BL melalui jasa proxy lokal, manga pesanan saya kena “ciduk” pegawai bea cukai di daerah saya tinggal karena kontennya dianggap eksplisit (well, yang saya pesan waktu itu adalah Saezuru Tori wa Habatakanai-nya Yoneda Kou yang lumayan eksplisit). Lalu saya harus bayar Rp 100.000 per buku jika ingin belanjaan selamat, makanya saya khawatir sekali.

Setelah berpikir lama, akhirnya saya memutuskan untuk menyortir koleksi BL saya ke dalam dua bagian. Bagian pertama adalah manga BL yang eksplisit dan rawan disita. Lalu yang kedua adalah manga BL yang bisa dibilang “aman”.

Nah, bagian pertama yang terdiri dari kira-kira 30 buku (saya tak ingat jumlah pastinya) ini akan saya masukkan ke koper yang saya bawa langsung ketika pulang. Demi keamanan, saya bungkus satu persatu buku tersebut dengan sampul kertas gratisan dari Comi Comi Studio maupun toko buku lainnya. Setelah itu saya kelompokkan per 5-6 buku dan setiap kelompok buku saya bungkus lagi dengan amplop atau kertas kado lalu saya beri tulisan “hadiah untuk A (nama teman)”. Yah ‘kan siapa tahu nanti koper saya diperiksa petugas yang siap menyita ‘harta karun’ kalau ketahuan isinya seperti apa. Untungnya sih koper berisi ‘harta karun’ saya bisa tiba di rumah dengan selamat *sujud syukur*.

Kalau buku kedua saya masukkan ke 3 kardus bercampur dengan buku non-BL dan barang-barang pribadi lainnya seperti pakaian untuk saya kirimkan ke rumah via JP Post (Pos Indonesia-nya Jepang). Untuk pengiriman 3 kardus menggunakan SAL (kapal laut) saya menghabiskan biaya sekitar 15.000 yen dengan waktu perjalanan hampir 1 bulan (saya sudah lupa). Jadi, kira-kira 5.000 yen untuk 1 kardus seberat 5-10 kg (saya lupa).

Berhubung saya khawatir, tentu saya buku-buku yang dikirimkan saya kemas sedemikian rupa supaya petugas bea cukai atau pos malas mengeceknya hehehe. Buku bagian dua saya bungkus satu persatu dengan sampul plastik gratisan dari Animate lalu dikelompokkan per 4-6 buku. Satu kelompok saya bungkus lagi dengan plastik atau bubble wrap, kemudian seluruh permukaannya dilapisi selotip transparan agar sulit dibuka. Setibanya di rumah, paket saya dimasukkan ke plastik karena kardusnya sudah jebol tapi sepertinya sih barang saya tidak ada yang hilang. Setidaknya tidak ada tanda-tanda bungkusan koleksi bl saya dibuka oleh petugas (ini yang paling penting!).

Sekian pengalaman selama 1 tahun berburu manga dan novel boys love di Hiroshima. Banyak sekali duka yang saya alami sepanjang 1 tahun, bahkan sampai membuat saya depresi berat. Tapi berkat BL, saya bisa dapat kesempatan untuk ke Jepang dan bertahan hingga akhir program.

Hidup boys love!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s